Para uskup Filipina luncurkan petisi ‘pork barrel’

Para uskup Filipina luncurkan petisi ‘pork barrel’

Sebanyak 73 uskup Filipina telah menandatangani petisi yang menyerukan dukungan amandemen konstitusi untuk melarang pemerintah terkait skema pork barrel.

Tanda tangan para uskup itu dikumpulkan selama sidang pleno para uskup di Manila bulan lalu, demikian sumber yang minta tidak menyebutkan namanya.

Bulan lalu, Uskup Agung Jose Palma dari Cebu mencari dukungan para uskup terhadap inisiatif rakyat membuat undang-undang melarang sistem pork barrel, dan ‘kriminalisasi’ penggunaan dana yang tidak tepat oleh para legislator.

Inisiatif masyarakat adalah salah satu dari tiga mode yang disediakan oleh Konstitusi Filipina tahun 1987 untuk amandemen konstitusi.

Sekitar 5,4 juta tanda tangan, atau 10 persen dari penduduk pemilih, menekan Kongres untuk mengesahkan sebuah undang-undang.

Di antara mereka yang menandatangani petisi itu adalah Uskup Jose Oliveros dari Malolos, Uskup Dinualdo Gutierrez dari Marbel, Uskup Honesto Ongtioco dari Cubao, Uskup Carlito Cenzon dari Baguio, uskup Arturo Bastes dari Sorsogon dan Uskup Agung Angel Lagdameo dari Jaro.

“Saya berharap sesuatu yang terbaik akan keluar dari proposal ini. Setiap sistem akan baik kalau orang mentaati, dan sistem apapun dapat menimbulkan penyalahgunaan juga,” kata Uskup Agung Palma kepada ucanews.com.

Dia mengatakan bahwa protes baru-baru ini melawan korupsi juga menunjukkan bahwa rakyat Filipina telah tumbuh “lebih dewasa” tentang cara mereka melihat dan berpartisipasi dalam  kehidupan politik dan pemerintahan.

Sebuah kampanye tanda tangan yang dikumpulkan menargetkan skema pork barrel juga akan diluncurkan oleh kelompok masyarakat sipil di Kota Cebu, Sabtu.

Hasil audit negara yang dirilis tahun lalu memicu protes nasional ketika mengungkapkan bahwa 6 miliar peso (sekitar US $ 137 juta) dalam skema pork barrel yang diduga disalahgunakan antara tahun 2007 hingga 2009.

Audit itu menunjukkan sebanyak 12 senator dan anggota Kongres pria dan 180 Kongres wanita yang dana dialokasikan ke LSM-LSM meragukan.

Sumber: Indonesia Ucanews

Rudi
About Rudi 201 Articles
Karena kita tidak mungkin menjadi superman lebih baik kita jadi super team,tapi super team itu berat,kamu gak akan kuat.. biar aku saja

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*