Renungan Harian 24 September 2013

Renungan-Harian

Bacaan:

Ezr. 6:7-8,12b,14-20;

Mzm. 122:1-2,3-4a,4b-5;

Luk. 8:19-21

Renungan:

Dalam Injil hari ini kata-kata Yesus amat jelas dan tegas. Seolah dia menolak keluargaNya, namun jika kita merenungkannya Dia mengangkat dan menunjukkan jalan yang benar yang telah dilaksanakan oleh Maria BundaNya. Bunda Maria adalah Anawim sisa kecil hamba Yahwe yang benar-benar telah melakukan kehendak Allah dalam hidupnya sampai akhir mendampingi Putranya wafat di salib. Hati seorang ibu mana yang tak terluka melihat jati diri PuteraNya yang notabene Putera Allah, wafat terhina di salib. Di situlah kekuatan iman Bunda Maria terbukti. Dia setia ketika dia mengatakan “Ecce Ancilla Domini, fiat mihi secundum Verbun tuum, Aku ini hamba Tuhan terjadilah padaku menurut perkataanmu” begitulah jawabannya ketika Gabriel Malaekat Tuhan mewartakan khabar keselamatan bahwa dia akan melahirkan Sang Juru Selamat. Bunda Maria gadis Nasareth (berarti Menara) Dia…Maria, seorang gadis desa yang sederhana, Anawim hamba Yahwe yang setia, telah mengukir sejarah Nazareth menjadi ternama sebagai tempat peziarahan umat sedunia yang mencari surga. Mencari keutuhan kembali dari situasi yang telah diporakporandakan dosa oleh Eva/Hawa.

Dosa Eva dipulihkan oleh Ave… fiat Maria sebagai Hawa baru yang menuntun putra-putrinya menuju Citra yang benar yang akan melumuri dengan kebahagiaan surgawi karena penebusan Puteranya. Bagi Yesus persaudaraan sejati bukan oleh hubungan darah, tapi bagaimana orang setia melakukan kehendak Allah, itulah jalan keselamatan yang Dia tunjukkan menuju Rumah BapaNya.

Rudi
About Rudi 201 Articles
Karena kita tidak mungkin menjadi superman lebih baik kita jadi super team,tapi super team itu berat,kamu gak akan kuat.. biar aku saja

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*