Renungan Harian: Senin, 24 Agustus

Renungan Harian: Senin, 24 Agustus

Bacaan I: Why.21:9b-14,Bacaan Injil: Yoh.1:45-51

YOH 1:45 Filipus bertemu dengan Natanael dan berkata kepadanya: “Kami telah menemukan Dia, yang disebut oleh Musa dalam kitab Taurat dan oleh para nabi, yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret.”

Yoh 1:46 Kata Natanael kepadanya: “Mungkinkah sesuatu yang baik datang dari Nazaret?”

Yoh 1:47 Kata Filipus kepadanya: “Mari dan lihatlah!” Yesus melihat Natanael datang kepada-Nya, lalu berkata tentang dia: “Lihat, inilah seorang Israel sejati, tidak ada kepalsuan di dalamnya!”

Yoh 1:48 Kata Natanael kepada-Nya: “Bagaimana Engkau mengenal aku?” Jawab Yesus kepadanya: “Sebelum Filipus memanggil engkau, Aku telah melihat engkau di bawah pohon ara.”

Yoh 1:49 Kata Natanael kepada-Nya: “Rabi, Engkau Anak Allah, Engkau Raja orang Israel!”

Yoh 1:50 Yesus menjawab, kata-Nya: “Karena Aku berkata kepadamu: Aku melihat engkau di bawah pohon ara, maka engkau percaya? Engkau akan melihat hal-hal yang lebih besar dari pada itu.”

Yoh 1:51 Lalu kata Yesus kepadanya: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya engkau akan melihat langit terbuka dan malaikat-malaikat Allah turun naik kepada Anak Manusia.”

Renungan

Kita senang berjumpa dengan orang yang jujur dan tidak ada kepalsuan hidup. Yesus pun demikian Yesus berjumpa dengan Bartolomeus dan memujinya, karena ia seorang Isreal sejati dan tidak ada kepalsuan pada dirinya. Yesus melihat ketulusan hatinya. Yesus tidah hanya memujinya, tetapi juga menjanajikan bahwa ia akan melihat kemuliaan Allah. Dan memang, ketika meningal, Bartolomeus memandang kemuliaan  Allah.

Semua kita akan melihat kemuliaan Allah ketika mati dalam Tuhan.  Kita akan melihat malaikat-malaikat  Allah mendatangi kita, mejemput kita dan menghantar kita kepangkuan Bapa di Surga. Yesus menjanjikan hal ini kepada siapa saja yang hidup jujur, tulus hati, dan tidak ada kepalsuan seperti Bartolomeus.  Namun  kita tahu, tak mudah hidup seperti itu.  Kita perlu bantuan rahmat Tuhan.

Yesus, berilah aku kekuatan untuk hidup jujur, tulus , dan tidak ada kepalsuan dalam diriku ini, Amin.

Sumber : Ziarah Batin 2015

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*